Log in to leave a comment
No posts yet
Apakah Anda sering berpindah-pindah jendela puluhan kali sehari dan kehilangan konteks pekerjaan? Menulis draf rencana di Notion, menggambar arsitektur di Miro, dan mengelola jadwal dengan Jira adalah puncak dari ketidakefisienan. Informasi tersebar ke mana-mana dan data dengan cepat menjadi usang. AFFiNE, yang muncul dengan catatan 63.000 bintang di GitHub, hadir untuk menyelesaikan masalah kronis ini. Lebih dari sekadar alat kolaborasi biasa, kami menganalisis aspeknya sebagai KnowledgeOS (Sistem Operasi Pengetahuan) yang menjamin kedaulatan data.
Alat-alat tradisional memisahkan dokumen teks dan whiteboard visual ke dalam file yang berbeda. Namun, pemikiran kita tidak terputus seperti itu. Inti dari AFFiNE terletak pada teknologi Edgeless yang memungkinkan data yang sama dilihat dari dua sudut pandang.
Spesifikasi teknis mendalam yang dibuat dalam Mode Halaman (Page Mode) dapat diubah menjadi kanvas tanpa batas di Mode Edgeless hanya dengan satu klik. Blok teks menjadi objek yang dapat disusun bebas di atas kanvas, sementara urutan logisnya tetap terjaga melalui nomor indeks. Sebaliknya, diagram sistem kompleks yang digambar di kanvas dapat dikelompokkan menjadi bingkai (frame) dan langsung dimasukkan sebagai satu bagian dalam dokumen.
Transisi ajaib ini dimungkinkan oleh mesin OctoBase yang berbasis Rust. Secara khusus, AFFiNE mengadopsi y-octo, perpustakaan CRDT berkinerja tinggi, untuk mewujudkan pengeditan real-time tanpa delay bahkan pada dokumen berskala besar. Filosofi Local-first tertanam di sini, di mana pekerjaan tetap berjalan lancar meski dalam status offline, dan data akan digabungkan secara mulus tanpa konflik saat terhubung kembali.
Jika Anda merasa tidak tenang menitipkan data perusahaan yang berharga ke layanan cloud, self-hosting adalah jawabannya. Meskipun pengaturan awal lebih merepotkan daripada sekadar mendaftar dan menggunakan layanan, keuntungan memiliki kepemilikan data yang sempurna sangatlah besar.
Setidaknya diperlukan 2 vCPU dan 4 GB RAM untuk pengoperasian yang lancar. Saat beroperasi dalam skala tim, pastikan untuk mengamankan memori 8 GB atau lebih guna mencegah insiden berhentinya kontainer. Database PostgreSQL versi 16 ke atas dan Redis untuk pemrosesan cache sangatlah penting.
Pertama, buat direktori kerja dan unduh file konfigurasi terbaru.