Model Kecil Kami Mengalahkan Opus pada Tugas Keuangan - Alexander Shevchenko, Ramp

Original · Our Smaller Model Beat Opus on Finance Tasks - Alexander Shevchenko, Ramp

14:153 min readAI Engineer11/04/2026Computing/Software · Business News · Credit/Debt/Loans

Key Takeaway

Penerapan riset terapan melalui model keuangan khusus dan teknik cache canggih di Ramp menghasilkan efisiensi biaya serta latensi yang mengungguli model frontier standar.

Highlights

  • Kasus penggunaan yang memanfaatkan LLM di Ramp meningkat sebesar 123% selama tahun lalu.

  • Model QAN 3.5 berukuran 35 miliar parameter melampaui Opus 4.6 dalam akurasi tugas keuangan dengan latensi setingkat Haiku.

  • Penggunaan teknik kartrid KV cache mengompresi konteks hingga 30 kali lebih banyak secara luring untuk agen keuangan.

  • Penerapan 10.000 agen paralel berhasil menemukan dan menambal tujuh kerentanan tingkat keparahan tertinggi di seluruh sistem Ramp.

  • Model bobot terbuka yang lima kali lebih murah daripada model penalaran perbatasan tetap menghasilkan tingkat deteksi kerentanan yang hampir setara dalam bentuk kawanan agen.

Timeline

  1. Perkembangan Penggunaan LLM dan Alasan Riset Terapan di Ramp

    Penerapan model kecerdasan buatan di Ramp terus berkembang seiring peluncuran model frontier yang lebih cepat dan murah. Meskipun pembuatan agen pada tahun 2023 menghadapi banyak hambatan teknis akibat kurangnya token pemikiran dan kemampuan backtrack, kebutuhan pengguna profesional tetap harus dilayani. Memasuki tahun 2026, integrasi Model Context Protocol (MCP) mempermudah akses konteks bagi agen dalam menjalankan tugas.

    • Kasus penggunaan LLM di Ramp meningkat sebesar 123% dalam setahun terakhir dengan biaya unit yang semakin murah.
    • Pembangunan agen pada tahun 2023 memerlukan pembatas ketat dan konteks minimal karena keterbatasan model saat itu.
    • Pengembangan fungsi riset terapan di dalam perusahaan aplikasi tetap krusial untuk melayani profesional keuangan secara langsung.
  2. Pelatihan Model Spesialis Keuangan dan Pemanfaatan KV Cache

    Ramp meluncurkan Ramp Sheets sebagai agen spreadsheet, lalu mendapati bahwa tugas pemodelan keuangan yang kompleks memerlukan model tanya jawab khusus yang lebih cepat daripada model frontier umum. Melalui kemitraan dengan Prime Intellect, tercipta model QAN 3.5 yang mengalahkan Opus 4.6 dalam akurasi tugas keuangan. Selain itu, teknik kartrid KV cache dimanfaatkan untuk mengompresi dokumen pembukuan besar semalam sebelum profesional keuangan memulai rekonsiliasi bulanan.

    • Model QAN 3.5 berukuran 35 miliar parameter dikembangkan bersama Prime Intellect untuk menangani tanya jawab keuangan.
    • Model spesialis tersebut mengungguli Opus 4.6 dalam akurasi tugas spesifik dengan kecepatan setingkat Haiku.
    • Teknik kartrid mengompresi konteks hingga 30 kali lipat ke dalam KV cache secara luring sebelum jam kerja dimulai.
  3. Pengujian Kerentanan Skala Besar dan Produk Komersial Ramp

    Pengujian keamanan di Ramp memanfaatkan kawanan 10.000 agen paralel yang dikoordinasikan oleh agen cloud Ramp Inspect. Sistem ini mendeteksi, mendeduplikasi, dan menguji kerentanan secara adversarial secara otomatis hingga berhasil menambal celah keamanan penting. Penggunaan model bobot terbuka dalam kawanan tersebut menekan biaya token tanpa mengorbankan tingkat deteksi kerentanan.

    • Sebanyak 10.000 agen paralel dikerahkan untuk menguji penetrasi sistem dan menemukan tujuh kerentanan tingkat keparahan tertinggi.
    • Model bobot terbuka yang jauh lebih murah tetap memberikan tingkat deteksi yang tinggi saat dioperasikan sebagai kawanan agen.
    • Infrastruktur agen cloud Ramp Inspect mengotomatiskan proses deteksi, deduplikasi, dan perbaikan kerentanan.
  4. Solusi Manajemen Pengeluaran Token dan Riset Lanjutan Ramp Labs

    Upaya penghematan waktu dan biaya diterjemahkan ke dalam produk komersial seperti manajemen pengeluaran token dan Ramp Router. Sistem ini tidak hanya melacak biaya berdasarkan kunci API tetapi juga melakukan analisis semantik terhadap konteks penggunaan. Berbagai riset lanjutan seperti transfer parameter post-training antar model dan pemantauan otomatis menggunakan Datadog terus dikembangkan melalui Ramp Labs.

    • Produk manajemen pengeluaran token menganalisis penggunaan LLM secara semantik hingga ke kategori akuntansi.
    • Ramp Router menyediakan berbagai strategi perutean seperti NVIDIA Switchyard untuk mengoptimalkan latensi dan biaya token.
    • Ramp Labs mempublikasikan riset lanjutan mengenai transfer pembelajaran post-training dan pemantauan sistem yang memperbaiki diri sendiri.

Description

Alexander Shevchenko of Ramp Labs explains why an application company still runs applied research instead of waiting for the next frontier model. He walks through three projects now in production: a post-trained Qwen 3.5 model that beat Opus 4.6 on financial question answering at Haiku-level latency, KV cache "cartridges" that pack 20 to 30 times more context into an agent ahead of time for tasks like month-end close, and swarms of 10,000 parallel agents that pen-tested Ramp and found seven high-severity vulnerabilities, with cheaper open-weight models catching nearly as much. Chapters: 0:00 Intro 0:36 A bitter-lesson company 1:15 Why not just wait? 1:29 Building agents in 2023 vs 2026 3:06 Project 1: A specialist model for Ramp Sheets 5:16 Beating Opus at Haiku speed 5:58 Project 2: KV cache cartridges 7:50 Project 3: 10,000 agents pen-testing Ramp 9:30 Cheaper open-weight models in swarms 10:08 Saving time and money 10:36 Token spend management and Ramp Router 12:03 More from the Ramp Labs blog Alexander Shevchenko https://ramp.com Join us in SF for the second annual AIE CODE summit: https://aie.codes our last flagship summit of 2026. Applications live now!

Write about this video